LINIKATA.COM, PATI – 119 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Pati akan bekerja di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) mulai awal 2026. Mereka akan mengawal program swasembada pangan dalam empat tahun ke depan.
Ketua Tim Kerja Administrasi dan Kinerja Penyuluh Kabupaten Pati atau Tim Kerja Co Working Space (CWS), Sri Indah Budi Prakarti menyampaikan, ditariknya penyuluh pertanian ke pemerintah pusat untuk mengawal program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan swasembada pangan dalam 4 tahun kinerja. Oleh sebab itu, peranan Kementan harus langsung menyentuh ke tingkat petani, itu sebabnya para PPL menjadi kepanjangan tangan pemerintah pusat.
“Tupoksi tidak akan berubah, intinya pendampingan petani atau kelompok tani. Apalagi di Kabupaten Pati dalam setahun sudah surplus produksi pertanian sehingga swasembada berhasil nyata, kita mengawal program itu bener-bener mendongkrak produksi pertanian,” ucapnya saat ditemui di Pendapa Pati, Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Diserang Tikus, Petani Jagung Wukirsari Pati Rugi hingga Rp10 Juta per Hektare
Selain itu, kinerja PPL juga harus tetap menyukseskan program Bupati Pati Sudewo yakni 1 Hektare 10 Ton Bisa. Jadi, PPL bekerja dengan berkoordinasi bersama Pemkab Pati.
“Program dinas (Dispertan Kabupaten Pati) selaras dengan Kementan, karena output (goal)-nya peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Sehingga, kita tidak akan lepas dari Pemda, tetep alur kerjanya sistem koordinasi karena penyuluh tegak lurus dengan kementerian,” beber dia.
Baca juga: Harga Lebih Murah, Petani Pati Resah Adanya Isu Bawang Merah Impor Ilegal
Dia menjelaskan, seluruh penyuluh ini ditata menyebar ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) tiap kecamatan. Ada sebanyak 21 kantor BPP di Kabupaten Pati yang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) beri pendampingan, pemahaman, serta pelayanan kepada para petani di seluruh wilayah.
“Mereka bekerja memberi penyuluhan kepada 2.667 kelompok tani, yang terdiri dari Kelompok Tani (Poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Kelompok Tani Ternak (KTT). Rata-rata tiap penyuluh pertanian bekerja pada 4 sampai 5 wilayah binaan,” tandasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














