• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Tempati Lapangan, Warga Tambaharjo Pati Tolak Pembangunan Kopdes

Redaksi by Redaksi
Januari 6, 2026
in Regional
0
Tempati Lapangan, Warga Tambaharjo Pati Tolak Pembangunan Kopdes
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Warga Tambaharjo, Kecamatan/Kabupaten Pati menolak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang akan menempati lapangan sepak bola setempat. Video penolakan warga bahkan sempat viral di media sosial sejak Senin (6/1/2026).

Salah satu warga yang menolak berdirinya kopdes, Sutarno, mengatakan, alasannya menolak proyek itu karena warung nasi miliknya yang berada di samping lapangan terancam ikut tergusur.

”Orang terlantar dipelihara negara, orang sudah berdiri (mandiri) jangan ditelantarkan. Bangun ini (Kopdes) harusnya pakai logika. Harusnya ada pro dan kontra antara Pemdes (Pemerintah Desa) dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Kenapa harus setuju semuanya,” ujar dia saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: 244 Kopdes di Pati Proses Bangun Gerai, Sisanya Kesulitan Cari Lahan

Sutarno mengaku tidak menolak keberadaan Kopdes Merah Putih. Namun, karena bangunannya akan menempati fasiltas umum, maka warga kemudian ramai-ramai menolak. Apalagi, sebenarnya banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.

”Lebih baik KDMP itu dipindah di lokasi lain. Jadi tidak mengganggu fasilitas umum. Di sebelah Utara juga ada tanah desa, di sebelah Barat lapangan ada, terus di belakang ruko Jalan Payang juga ada. Banyak sekali lokasinya. Saya ndak tahu kenapa dipaksakan di sini,” tegas dia.

Menurutnya, warga tak dilibatkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) untuk menentukan lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih. Dia mengaku hanya mendapatkan surat pemberitahuan dari Pemdes untuk mengosongkan gerainya.

”Tidak dilibatkan dalam Musdes. Setelah Musdes baru diberitahukan. Dua kali pemberitahuan harus pergi dari ruko. Sekarang masih bertahan. Soalnya saya punya bukti keterangan jualan di sini pada tahun 2011. Sudah 21 tahun jualan sejak 2004,” tandas dia.

Hal senada juga diucapkan, Abdul Jabar. Pengurus sepak bola Desa Tambaharjo ini mengaku tak mau pengembangan sepak bola menjadi korban lantaran terdampak pembangunan Kopdes Merah Putih.

”Kalau sepak bola sudah dibunuh karakternya, nanti kita mau olahraga di mana gitu enaknya,” tegas dia.

Menanggapi penolakan warga, Perangkat Desa Tambaharjo, Sulono, mengungkapkan, pemilihan lokasi tersebut sudah sesuai kesepakatan antara pihaknya dengan BPD dalam Musyawarah Desa (Musdes). Menurutnya, lokasi tersebut sangat strategis karena dekat dengan jalan raya.

Ia juga membantah isu pembangunan Kopdes Merah Putih nanti merusak lapangan sepak bola. Mengingat, dari luas gerai Kopdes Merah Putih selebar 20 × 30 meter, lahan lapangan sepak bola yang terkena sekitar 2 × 30 meter. Nantinya, lapangan bakal digeser ke Utara agar sesuai standar.

Baca juga: Gusur Madin, Warga Cingkrong Grobogan Tolak Pembangunan Kopdes

”Lapangan itu bukannya dirusak. Maaf itu hanya digeser. Toh lokasinya digeser ke kiri kanan itu masih sangat luas,” kata Sulono.

Pemdes Tambaharjo juga berjanji bakal menata lapangan sepak bola agar lebih indah. Pihaknya berkomitmen ikut mengembangkan sepak bola.

”Jadi nanti ditata oleh desa dengan lokasi yang strategis. Nanti pinggirannya ditata biar nanti ke depannya lebih bagus lagi lapangannya,” tutupnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: Kopdes merah putih
Previous Post

100 PKL Kudus Dapat ‘Kado’ Gerobak dan Tenda

Next Post

Pemprov Jateng Turun Tangan Atasi Serangan Tikus di Lahan Jagung Wukirsari Pati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pemprov Jateng Turun Tangan Atasi Serangan Tikus di Lahan Jagung Wukirsari Pati

Pemprov Jateng Turun Tangan Atasi Serangan Tikus di Lahan Jagung Wukirsari Pati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Bupati Sudewo Tanggapi Kasus Kekerasan pada Wartawan saat Liput Rapat Pansus

Sudewo Minta Pansus Jangan Telanjangi Pemerintah: Yang Sempurna Nabi Muhammad

September 5, 2025
Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Juni 26, 2025
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Januari 9, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Januari 11, 2026
Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Januari 11, 2026
Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Januari 11, 2026
Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Januari 11, 2026

Recent News

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Januari 11, 2026
Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Januari 11, 2026
Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Januari 11, 2026
Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Januari 11, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved