LINIKATA.COM, PATI – Dana Desa (DD) tahun 2025 untuk 22 desa di 12 Kecamatan, Kabupaten Pati tidak cair. Nilai totalnya cukup besar yakni mencapai Rp5,7 miliar.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Desa Talun, Kecamatan Kayen duduki peringkat teratas nominal DD tak cair dengan Rp489 juta. Disusul Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu dengan Rp359 juta, dan Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen dengan Rp350 juta.
Sedangkan yang terkecil adalah Desa Ngarus, Kecamatan Pati dengan Rp86 juta. Disusul Desa Soko, Kecamatan Gabus dengan Rp100 juta, dan Desa Tanjungsari, Kecamatan Jakenan dengan Rp176 juta.
Baca juga: Anggaran Fantastis Infrastruktur di Pati: 2025 Rp295 M, 2026 Proyeksi Rp510 M
Kepala Dispermades Pati, Tri Hariyama mengungkapkan, DD untuk 22 desa yang tidak cair ini merupakan pencairan termin kedua. Ia menyebut, tidak cairnya dana desa tersebut karena kebijakan pemerintah pusat.
“Yang termin pertama sudah cair semua se-Kabupaten Pati, termin kedua ada 22 desa. Sebetulnya tanpa pemberitahuan awal, tahu-tahu pencairan ada kebijakan dari pusat, sehingga 22 desa kurang lebih Rp5,7 miliar,” jelasnya.
Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara persis alasan tidak cairnya DD tersebut. Namun, ia menyebut persoalan ini tak hanya dialami desa di Bumi Mina Tani ini saja, melainkan juga terjadi di daerah lain.
“Setahu saya kebijakan fiskal. Mungkin yang tahu persis pusat. Tapi tidak hanya di Pati. Blora lebih banyak dibanding Pati. Tapi karena itu kebijakan pusat, kita tidak bisa berbuat apa,” ucapnya.
Tri Hariyama menjelaskan, proses pencairan dana desa dilakukan dalam dua termin. Aturannya, desa bisa mengusulkan pencairan setelah memenuhi persyaratan.
Baca juga: Pindah Kantor Satpol PP ke Alun-Alun, Sudewo: Kalau Ada Sesuatu Bisa Cepat Bertindak
“Hanya saja yang pengajuan awal sebelum September sudah clear semua. Termin kedua, bagi selain 22 desa kebetulan pengajuannya sebelum September. Termin 1 maupun termin 2,” terangnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Ali Rohmat membenarkan DD 2025 Tahap 2 sebesar Rp359.092.200 tidak cair.
“Benar tidak cair Rp300 juta berapa gitu dana desa di Desa Tlogosari. Hanya Rp100 jutaan yang cair di tahap 2,” ucapnya melalui via telepon.
Saat ditanya soal penyebab tidak cairnya DD tahap 2 tahun 2025, Ali mengaku tidak tahu. Pasalnya, anggaran itu langsung dari pemerintah pusat.
“Tidak tahu alasannya tidak cair. DD kan dari pusat, jadi kami tidak tahu pastinya,” bebernya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














