• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Tim Gabungan Selamatkan Fosil Gajah Purba Berusia Ratusan Ribu Tahun di Situs Patiayam

Redaksi by Redaksi
November 22, 2025
in Regional
0
Tim Gabungan Selamatkan Fosil Gajah Purba Berusia Ratusan Ribu Tahun di Situs Patiayam

Proses eskavasi penemuan fosil gajah purba di Situs Patiayam. Foto: Linikata/Lk6

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Tim peneliti gabungan dari Center for Prehistory and Austronesian Studies (CPAS) Indonesia dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali melakukan ekskavasi penyelamatan di kawasan Situs Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Dalam kegiatan ekskavasi tahap ketiga yang berlangsung sejak 4 November hingga 24 November 2025 ini, tim fokus pada penyelamatan fosil Gajah Purba (Elephas) yang diperkirakan berusia ratusan ribu tahun.

Peneliti dari BRIN, Rully Fauzi, menjelaskan bahwa lokasi penggalian kali ini terpusat di Situs Ngasinan atau kawasan Bukit Slumprit. Fosil yang ditemukan merupakan jenis hewan berbelalai (proboscid) dari spesies Elephas.

Baca juga: Fosil Gajah Purba Utuh Diperkirakan Berumur 500.000 Tahun Ditemukan di Situs Patiayam

“Kami fokus pada temuan Elephas atau gajah purba. Kemungkinan fosil ini hidup di rentang waktu formasi Slumprit, yakni sekitar 500 ribu hingga 800 ribu tahun yang lalu,” ujar Rully saat ditemui di lokasi, Sabtu (22/11/2025).

Rully menambahkan, Situs Patiayam memiliki keunggulan geologis. Kondisi lingkungan purba yang berkaitan dengan aktivitas vulkanisme Gunung Muria di masa lalu membuat fosil-fosil di kawasan ini cenderung terpreservasi dengan baik dan utuh dibandingkan situs lainnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Ekskavasi CPAS Indonesia, Devi Ayorora Nasution, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya. Ekskavasi ini bermula dari laporan warga pada tahun 2024 yang menemukan pecahan fosil kecil, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penggalian tahap pertama dan kedua.

“Ekskavasi ketiga ini fokus utamanya adalah konservasi dan penyelamatan (rescue). Karena kami sudah menemukan sebagian besar kerangka fosil gajah purba ini,” kata Devi.

Devi menjelaskan strategi unik yang diterapkan tim dalam ekskavasi ini. Fosil asli yang telah diangkat akan dibawa ke museum untuk perawatan dan perlindungan. Namun, agar nilai edukasi bagi masyarakat tidak hilang, tim peneliti menggantinya dengan replika yang diletakkan persis di lubang temuan aslinya.

“Kita meletakkan replika di lapangan. Tujuannya agar ketika pengunjung datang, mereka tetap bisa melihat dan mempelajari posisi fosil purba tersebut seperti saat pertama kali ditemukan, tanpa merusak fosil aslinya,” jelasnya.

Baca juga: Tim Ahli Cagar Budaya Nasional Sebut Situs Patiayam Berpotensi Jadi Warisan Dunia

Kegiatan yang didukung oleh Yayasan Bakti Dharma Lestari dan Wakil Ketua MPR RI Lestari Mordijat ini diharapkan tidak hanya sekadar menyelamatkan benda bersejarah, tetapi juga mengembangkan potensi wisata edukasi di Kudus.

Rully Fauzi menambahkan bahwa tujuan akhir dari penggantian fosil dengan replika adalah untuk mengekspos hasil riset kepada publik. “Harapannya bisa dinikmati publik sebagai salah satu destinasi wisata edukasi di wilayah Situs Patiayam,” tambah Rully.

Devi pun berharap ke depannya Situs Patiayam dapat menjadi laboratorium lapangan yang efektif. “Kami berharap situs ini bisa menjadi sarana pembelajaran dan edukasi nyata bagi masyarakat luas tentang kehidupan prasejarah,” pungkas Devi. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Lestari MoerdijatSitus Patiayam
Previous Post

Serunya Tradisi Gogo Bandeng di Bakaranwetan Pati

Next Post

Cegah Kekerasan Pelajar, Abdul Mu’ti Gaungkan Konsep “Kesalehan Digital”

Redaksi

Redaksi

Next Post
Cegah Kekerasan Pelajar, Abdul Mu’ti Gaungkan Konsep “Kesalehan Digital”

Cegah Kekerasan Pelajar, Abdul Mu'ti Gaungkan Konsep "Kesalehan Digital"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Bupati Sudewo Tanggapi Kasus Kekerasan pada Wartawan saat Liput Rapat Pansus

Sudewo Minta Pansus Jangan Telanjangi Pemerintah: Yang Sempurna Nabi Muhammad

September 5, 2025
Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Juni 26, 2025
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Januari 9, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Januari 11, 2026
Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Januari 11, 2026
Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Januari 11, 2026
Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Januari 11, 2026

Recent News

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Januari 11, 2026
Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Januari 11, 2026
Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Januari 11, 2026
Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Januari 11, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved