• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

3 Kabupaten di Jateng KLB Campak Termasuk Pati, 20 Warga Positif

Redaksi by Redaksi
April 2, 2026
in Regional
0
Waspada! Flu Singapura Serang Anak-Anak di Pati, Ini Ciri-Cirinya

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pati, Salis Diah Rahmawati. Foto: Istimewa

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tiga wilayah, yakni Kabupaten Cilacap, Klaten, dan Pati. Khusus di Kabupaten Pati, tercatat sebanyak 20 warga terkonfirmasi positif dan mayoritas adalah anak-anak.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Salis Diah Rahmawati, mengungkapkan, temuan ini berawal dari munculnya enam kasus di wilayah Kecamatan Sukolilo, Tayu, dan Tambakromo pada awal Ramadan atau awal Maret 2026 lalu. Namun, tren kasus kemudian mengalami kenaikan setelah virusnya menyebar ke wilayah lain. Angka tertinggi ditemukan di Kecamatan Margorejo, tepatnya di Desa Margorejo dan Desa Jambean Kidul.

“Awal kasus 6, ada di daerah Sukolilo, Tayu, sama Tambakromo. Selanjutnya kami dapat laporan lagi yang positif dari wilayah Margorejo yang terbanyak. Yang tercatat masuk laporan di Dinas Kesehatan ada sebanyak 20 kasus,” beber Salis saat ditemui di kantornya, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Waspada! 20 Warga Pati Terjangkit Chikungunya, Tersebar di 4 Kecamatan

Berdasarkan data Dinkes, mayoritas penderita campak di Kabupaten Pati merupakan anak-anak usia sekolah. Meski demikian, ditemukan pula satu kasus penderita dewasa yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes). Nakes tersebut diduga tertular dari pasien, namun saat ini kondisinya telah dinyatakan sembuh.

“Rata-rata anak usia TK, ada yang berusia 24 tahun dan tidak lama sudah sembuh. Sampai saat ini alhamdulillah tidak ada yang sampai meninggal dunia,” imbuhnya.

Setelah dinyatakan positif, para pasien langsung mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat tim medis. Salis memastikan kondisi puluhan pasien tersebut kini telah berangsur membaik dan sebagian besar sudah dinyatakan sembuh.

“Seiring berjalannya waktu dan penanganan yang tepat oleh teman-teman nakes, alhamdulillah (pasien) sudah berangsur sembuh dan membaik,” tambah Salis.

Ia menjelaskan bahwa penyakit campak memiliki gejala khas yang perlu diwaspadai masyarakat, mulai dari demam, flu, nyeri badan, hingga munculnya bintik-bintik merah. Salis mengimbau masyarakat yang merasakan gejala tersebut untuk segera melapor ke Puskesmas terdekat agar mendapatkan penanganan dini.

“Flu demam, badan sakit semua, kemudian yang menjadi ciri khas ada bintik merah dari belakang telinga kemudian menyebar ke bagian lain,” jelasnya.

Baca juga: Waspada! 6 Kasus Campak Muncul di Pati Mayoritas Serang Anak-Anak

Lebih lanjut, penetapan status KLB ini bertujuan untuk mempercepat penanganan dan memutus rantai penyebaran agar tidak semakin meluas. Secara prosedur, status KLB dapat diberlakukan jika ditemukan dua kasus atau lebih dalam satu lingkungan epidemiologi yang sama, seperti dalam lingkup keluarga maupun sekolah.

“Ini menjadi warning agar lebih berhati-hari karena penyakit campak ini adalah berbahaya. Maka kami imbau kepada orang tua untuk menjaga putra putrinya vaksinasi tetap dilakukan,” tegas Salis.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Pati berencana segera menggelar program vaksinasi massal. Selain itu, masyarakat diminta tetap konsisten menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga asupan gizi yang seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh.

“Untuk antisipasi, pertama, PHBS yang menjaga cuci tangan sebelum makan, menjaga anak-anak di pusat keramaian, daya tahan tubuh terutama makan, gizinya untuk lebih diperhatikan,” pungkasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: KLB
Previous Post

Ratusan Jemaah Calon Haji Demak Jalani Manasik di Bawah Terik

Next Post

Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

Redaksi

Redaksi

Next Post
Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

SELAMAT IDUL FITRI

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

April 2, 2026
Waspada! Flu Singapura Serang Anak-Anak di Pati, Ini Ciri-Cirinya

3 Kabupaten di Jateng KLB Campak Termasuk Pati, 20 Warga Positif

April 2, 2026
Ratusan Jemaah Calon Haji Demak Jalani Manasik di Bawah Terik

Ratusan Jemaah Calon Haji Demak Jalani Manasik di Bawah Terik

April 2, 2026
36 Paket Pelatihan Kerja Resmi Digulirkan, Disnaker Kudus Kucurkan Rp2 Miliar

36 Paket Pelatihan Kerja Resmi Digulirkan, Disnaker Kudus Kucurkan Rp2 Miliar

April 2, 2026

Recent News

Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

Bupati Rembang Cuti 20 Hari, Pelayanan Dipastikan Tetap Optimal

April 2, 2026
Waspada! Flu Singapura Serang Anak-Anak di Pati, Ini Ciri-Cirinya

3 Kabupaten di Jateng KLB Campak Termasuk Pati, 20 Warga Positif

April 2, 2026
Ratusan Jemaah Calon Haji Demak Jalani Manasik di Bawah Terik

Ratusan Jemaah Calon Haji Demak Jalani Manasik di Bawah Terik

April 2, 2026
36 Paket Pelatihan Kerja Resmi Digulirkan, Disnaker Kudus Kucurkan Rp2 Miliar

36 Paket Pelatihan Kerja Resmi Digulirkan, Disnaker Kudus Kucurkan Rp2 Miliar

April 2, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved