LINIKATA.COM, PATI – Ratusan atlet bulu tangkis dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang Karang Taruna Jateng Open Cup 2026 pada 30 Maret-2 April 2026. Kejuaraan yang digelar Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pati ini memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah.
Ajang ini menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia olahraga Bumi Mina Tani karena untuk pertama kalinya menggunakan GOR Pesantenan sebagai venue kejuaraan bulu tangkis tingkat provinsi. Pemilihan lokasi ini menjadi bukti kesiapan infrastruktur olahraga di Kabupaten Pati dalam menyambut turnamen berskala besar serta memberikan pengalaman tanding baru bagi para atlet yang berlaga.
Ketua PBSI Pati, Imbang Setiawan menjelaskan, kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan atlet usia dini agar skill, pengalaman, dan mental bertandingnya semakin terasah. Dari seringnya mereka mengikuti kejuaraan, harapannya nanti akan lahir atlet-atlet yang berprestasi dari Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pati.
Baca juga: Target Lolos Asian Games 2026, Christopher Edbert Matangkan Persiapan di China dan Spanyol
“Selain itu, ajang ini juga jadi momen bersejarah bagi kami BPSI Pati, karena untuk pertama kalinya kami bisa mengadakan perlombaan Badminton Open se Jawa Tengah di GOR Pesantenan,” katanya seusai pembukaan turnamen, Senin (30/3/2026).
Dalam ajang ini, PBSI Pati mempertandingkan 12 nomor. Untuk tunggal ada kategori usia dini putra-putri, anak putra-putri, pemula putra-putri, remaja putra-putri, dan taruna putra-putri.
Kemudian untuk ganda ada nomor anak putra-putri, pemula putra-putri, remaja putra-putri, dan taruna putra-putri. Selanjutnya kategori dewasa ada ganda dewasa dasar, ganda dewasa madya, dan ganda dewasa veteran.
“Kejuaraan ini digelar empat hari, pesertanya 300 atlet lebih. Finalnya Kamis (2/4/2026). Siang ini untuk pertandingan kategori usia dini dan untuk nanti malam kami adakan pertandingan bagi kelompok dewasa,” beber Imbang.
Untuk hadiah, pihaknya menyediakan total Rp65 juta. Hadiah tersebut bervariasi berupa piala, piagam, dan uang pembinaan mulai Rp800 ribu untuk juara satu usia dini hingga Rp1,5 juta di kategori ganda.
Baca juga: NPCI Pati Siapkan 50 Atlet Disabilitas untuk Berlaga di Peparprov Jateng 2026
Salah satu peserta, Pradikha Rizki Setiawan, mengaku jauh-jauh datang dari Kabupaten Klaten dengan membawa misi juara. Atlet dari Simple Badminton Academy Klaten itu akan bertanding di dua nomor yaitu tunggal anak putra dan ganda anak putra.
“Ikut main di sini biar mainnya tambah bagus. Targetnya optimis juara,” pungkas siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) itu. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















