LINIKATA.COM, PATI – Ribuan pasang mata menjadi saksi meriahnya tradisi Sedekah Laut di Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (29/3/2025). Di tengah riuh rendah sorak-sorai masyarakat yang memadati TPI Unit II Desa Bajomulyo, perhatian publik tertuju pada prosesi larung sesaji yang tahun ini menggunakan dua kepala kerbau.
Dua miniatur kapal yang membawa sesaji utama tersebut dilarung tepat pukul 9.00 WIB oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di dalam miniatur kapal tersebut, kepala kerbau bersanding dengan berbagai uba rampe tradisional seperti bubur tolak bala, sego buceng, dan aneka hasil bumi.
Sesaji itu lantas dilepas ke laut sebagai simbol harapan akan keselamatan dan keberkahan bagi para nelayan.
Baca juga: Kunjungan Wisatawan di Pati Melonjak Drastis Selama Libur Lebaran 2026
Ketua Panitia Sedekah Laut TPI Juwana Desa Bajomulyo, Suratman, mengungkapkan bahwa pemilihan kepala kerbau merupakan inovasi yang lahir dari keinginan para sesepuh desa setempat untuk meningkatkan kekhidmatan tradisi.
“Biasanya kita menggunakan kepala kambing, tetapi tahun ini para sesepuh menginginkan diganti dengan kepala kerbau agar suasananya lebih berbeda dan lebih sakral,” ujarnya.
Inovasi ini tidak hanya menjadi variasi visual, namun membawa pesan simbolis yang lebih dalam. Menurut Suratman, penggunaan elemen baru ini diproyeksikan akan menjadi ciri khas tradisi sedekah laut pada tahun-tahun mendatang.
“Ini baru pertama kali. Ke depan, insyaAllah akan terus menggunakan kepala kerbau agar menjadi ciri khas tersendiri bagi sedekah laut di Juwana,” imbuhnya.
Baca juga: Ribuan Warga Ngalap Berkah di Tradisi Sewu Kupat Muria di Colo Kudus
Ketua Barisan Muda Nelayan Pantura, Mukit, melihat fenomena dua kepala kerbau ini sebagai daya tarik kuat untuk memperkuat identitas budaya lokal sekaligus magnet bagi wisatawan.
“Dengan hadirnya dua kepala kerbau sebagai elemen baru, sedekah laut tahun ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pelestarian budaya pesisir di Kabupaten Pati,” ungkap Sekretaris Komisi B DPRD Pati tersebut. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















