LINIKATA.COM, KUDUS – Kecelakaan hebat yang melibatkan truk tronton dan sebuah minibus terjadi di Jalur Pantura Kudus, tepatnya di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat siang (6/3/2026). Insiden “adu banteng” ini mengakibatkan kondisi minibus rusak parah hingga pengemudi dan penumpangnya dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, minibus Suzuki APV dengan nomor polisi B 1541 KVG mengalami kerusakan hebat pada bagian depan setelah menghantam truk tronton bernopol K 8743 UK. Kerasnya benturan membuat posisi tubuh sopir dan penumpang minibus terhimpit kendaraan yang ringsek.
Sopir truk tronton, Taurip, menjelaskan detik-detik sebelum tabrakan maut itu terjadi. Menurut pengakuannya, ia tengah melaju stabil dari arah timur (Pati) menuju barat (Semarang) dengan membawa muatan kertas menuju Karawang.
Baca juga: Kapolres Kudus Terjun Langsung Pantau Harga Pangan Jelang Lebaran
Namun, setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul minibus APV dari arah berlawanan (barat) yang melaju kencang dan mendadak masuk ke jalur truk secara tidak terkendali.
“Saya posisi sudah stabil dari timur. Tiba-tiba APV itu melambung ke kanan, seakan-akan mau bunuh diri, saya sampai los-losan (pasrah). Karena jarak sudah sangat dekat, saya terpaksa banting setir ke kanan sampai masuk parit dan menabrak tiang listrik,” ungkap Taurip yang hanya mengalami luka ringan.
Akibat manuver penyelamatan tersebut, truk tronton terperosok ke parit pinggir jalan dan merobohkan sebuah tiang listrik.Unit Lantas Polsek Jekulo yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan arus lalu lintas dan mengevakuasi korban.
Kanit Lantas Polsek Jekulo, Iptu Rinto, mengonfirmasi bahwa pengemudi dan penumpang minibus telah berhasil dikeluarkan dari kabin dan langsung dilarikan ke RS Nurussyifa Kudus guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Baca juga: Pemkab Kudus Siapkan Mudik Gratis, Sam’ani Cek Kesiapan Armada
“Langkah awal kami adalah mengamankan TKP dan memastikan para korban segera mendapat pertolongan medis. Saat ini, penyebab pasti mengapa minibus tersebut oleng ke jalur lawan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas Iptu Rinto.
Insiden ini sempat memicu kemacetan panjang yang mengular dari kedua arah di Jalur Pantura Jekulo. Proses evakuasi kendaraan yang ringsek dan membutuhkan waktu beberapa jam sebelum arus lalu lintas kembali normal.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk selalu waspada dan menjaga konsentrasi saat melintasi jalur tengkorak Pantura, terutama pada jam-jam rawan lelah di siang hari. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin














