LINIKATA.COM, PATI – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlogowungu 1 berhenti beroperasi sementara terhitung mulai Senin (2/3/2026). Keputusan ini imbas adanya demostrasi warga setempat yang menganggap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tak layak.
Dalam pengumuman resmi yang diunggah di akun media sosialnya, keputusan penutupan ini untuk melakukan evaluasi total demi meningkatkan kenyamanan dan pelayanan ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penerima manfaat yang selalu setia dan antusias mendukung kami selama ini,” bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga: Protes Menu MBG Tak Layak, Warga Tlogowungu Pati Demo SPPG
Pihak SPPG yang dinaungi Yayasan Cahaya Erlangga Khatulistiwa 01 itu pun memohon doa dan pengertian kepada penerima manfaat selama tutup sementara.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. InsyaAllah kami akan segera kembali beroperasi dengan tampilan dan pelayanan yang lebih baik,” tulisnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala SPPG Tlogowungu 1, Fikky Adrian Listyanto, belum menanggapi pesan dari awak media. Begitu pun saat ditelepon juga belum menjawab.
Awak media lantas mengkonfirmasi penutupan sementara ini kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kabupaten Pati, Indriyanto. Dia membenarkan adanya penutupan sementara dapur SPPG Tlogowungu 1.
Penutupan itu terkait dengan menu serta transparansi harga terhadap MBG yang diberikan kepada siswa di satuan pendidikan. Adapun pembukaan operasionalnya, tambah dia, menunggu hasil evaluasi dari BGN.
“Sudah ada penutupan sementara. Nanti sampai evaluasi lebih lanjut dari BGN,” jelas Indriyanto, Senin (02/03/2026) siang.
Baca juga: 3 Pekan Berlalu, Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di SMKN 4 Pati Belum Keluar
Selain itu, dapur SPPG yang ada di Rendole Kecamatan Margorejo juga masih ditutup sementara. Pasalnya, hasil uji laboratorium menu MBG yang diduga mengakibatkan puluhan siswa keracunan belum keluar semua.
“Kalau di Rendole juga sudah ada pemberhentian sementara,” ujar dia.
Sebelumnya, sejumlah warga yang mengatasnamakan Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu melakukan aksi protes di depan dapur SPPG Tlogowungu 1 pada Jumat (27/02/2026) lalu. Aksi protes tersebut mempertanyakan terkait menu dan anggaran yang digunakan untuk MBG di satuan pendidikan. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin













