LINIKATA.COM, PATI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Riyoso dikabarkan berada di luar kota saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumahnya, Jumat (27/2/2026). Dalam penggeledahan itu, penyidik lembaga antirasuah pulang membawa tiga koper.
Kabar keberadaan Riyoso ini disampaikan Kaur Keuangan Desa Ngarus, Harto. Mengingat, penggeledahan ini, Pemerintah Desa setempat ikut mendampingi.
”Tapi untuk dinas luarnya saya ndak tahu. Pak Riyoso informasinya tugas di luar. Tidak ada di rumah,” ujar Harto.
Baca juga: KPK Geledah Rumah Riyoso di Ngarus Pati, Bawa 3 Koper
Harto mengungkapkan, rumah yang berada di Desa Ngarus RT 02 RW 01, Kecamatan/Kabupaten Pati itu memang ditinggali Riyoso dan istrinya, Arum Puspitasari. Bahkan, samping rumah tersebut juga berdiri Kantor Notaris dan PPAT milik istrinya.
”Pak Riyoso memang sehari-hari tinggal di sini sama Bu Arum. Kebetulan Bu Arum (Puspitasari) sebagai notaris juga tinggal di sini,” tandas dia.
Diketahui, KPK menggeledah rumah Riyoso sejak pukul 14.00 WIB. Penggeledahan selama kurang lebih 2,5 jam itu berakhir pada sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat keluar rumah, tampak sejumlah penyidik menenteng koper. Koper tersebut mempunyai warna berbeda-beda, mulai hitam, hijau, dan merah. Koper tersebut diangkut dan dibawa dengan menggunakan mobil berbeda-beda.
Ketika dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penggeledahan ini. Namun, dirinya tak menjelaskan hasil penggeledahan tersebut.
”Benar (ada penggeledahan di rumah Riyoso),” ujar Budi dalam pesan singkat.
Baca juga: Tak Ada Anggaran, Tunjangan 624 Guru Madrasah di Pati Tak Cair
Sebelumnya, Riyoso dan sejumlah pejabat lainnya di Kabupaten Pati juga diperiksa penyidik KPK di Kantor Polrestabes Semarang. Pemeriksaan ini untuk mendalami dugaan korupsi Sudewo.
Namun, belum diketahui penggeledahan ini untuk mendalami kasus dugaan pemerasan calon perangkat desa atau kasus lain. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














