LINIKATA.COM, SEMARANG – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) memiliki peran krusial dalam peta jalan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Kehadirannya bukan sekadar pelengkap pendidikan formal, melainkan solusi nyata bagi tantangan ketenagakerjaan nasional.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa LKP merupakan garda terdepan dalam memberikan kesempatan kedua bagi generasi muda, terutama mereka yang terkendala pendidikan formal.
Solusi Bagi Anak Putus Sekolah
Saat menerima Pengurus Forum Pengelola LKP Kabupaten Jepara di Jawa Tengah pada Kamis (26/2/2026), perempuan yang akrab disapa Rerie ini memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pengelola lembaga keterampilan tersebut.
Baca juga: Hidupkan Semangat RA Kartini, Lestari Moerdijat Gagas Pusat Studi Perempuan di Jepara
“Saya mengapresiasi keberadaan lembaga kursus dan pelatihan yang mampu menghadirkan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi anak-anak yang putus sekolah,” kata Lestari Moerdijat.
Menurut Rerie, yang juga bertugas di Komisi X DPR RI, LKP di berbagai daerah berhasil menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Dengan fokus pada keahlian praktis, LKP membuka pintu bagi masyarakat untuk mandiri secara ekonomi.
Persiapan Menuju Indonesia Emas 2045
Peningkatan keterampilan masyarakat melalui LKP dinilai sebagai langkah taktis dalam menyelesaikan masalah pengangguran dan meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional.
Baca juga: Perkuat Posisi di Indo-Pasifik, Lestari Moerdijat Dorong BIPA Jadi Tumpuan Diplomasi RI
“Ini adalah bentuk kontribusi nyata dari para pengelola LKP untuk mempersiapkan setiap anak bangsa menyongsong 100 tahun Indonesia merdeka, Indonesia Emas 2045,” ujar legislator dari Dapil II Jawa Tengah tersebut.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menambahkan bahwa penguasaan keahlian tertentu akan memberikan kepercayaan diri bagi generasi penerus untuk berkontribusi lebih besar bagi negara. Dengan SDM yang unggul, visi Indonesia yang maju dan berdaya saing akan lebih mudah diwujudkan. (LK3)
Editor: Ahmad Muhlisin














