LINIKATA.COM, PATI – Menepi sebentar dari kebisingan kota barangkali jadi idaman banyak orang untuk mengistirahatkan pikiran. Sebab, di balik riuhnya suara kendaraan bermotor dan rutinitas yang menjemukan, selalu ada bagian dari jiwa yang merindukan suasana tenang dan nyaman sebagai penawar.
Salah satu lokasi yang bisa jadi tempat singgah untuk sejenak melepas penat itu adalah Angkringan Semar di Desa Dadirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Lokasinya yang berada di perkampungan menawarkan segala bentuk ketenangan.
Sungai yang mengalir tenang, sawah yang menghampar, dan kendaraan yang tak banyak lalu lalang seperti perpaduan sempurna untuk menikmati sore. Apalagi, lokasinya hanya sekitar 10 menit dari Alun-Alun Pati.
Baca juga: Uniknya Pepes Otak Kepala Kambing Legendaris di Gabus Pati
Tak hanya tempat, warung ini juga menyempurnakan suasana pedesaan dengan aneka menu jadul yang siap membuat siapapun berasa kembali ke rumah nenek. Menu yang perlu dicoba adalah nasi jagung yang pulen dan gurih.
Menu ini bisa dinikmati dengan berbagai macam sayur. Pertama, sayur lompong. Olahan batang talas muda yang dimasak santan dengan bumbu khas, memberikan sensasi lembut dan gurih.
Kemudian ada pula sayur tempe pedes dan sayur tewel atau lodeh nangka muda dengan kuah santan kaya bumbu, salah satu menu wajib masakan Jawa.
Ada pula olahan ikan asap yang dimasak dengan kuah santan pedas merah yang menggugah selera. Termasuk aneka botok, yakni pepes parutan kelapa dengan bumbu.
Menurut Pengelola Angkringan Semar, Ayu Saka, menjelaskan, menu-menu tradisional ini dipilih karena pihaknya ingin mengobati pecinta kuliner yang merindukan cita rasa “ndeso” yang otentik.
“Kami ingin mempertahankan cita rasa asli makanan Jawa. Nasi jagung itu bukan hanya soal makanan, tapi juga kenangan,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Aneka lauk yang disajikan di Angkringan Semar benar-benar memanjakan lidah. Beberapa menu andalan yang wajib dicoba,
“Di sini ada botok udang, botok daging, botok teri, dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Sedangkan untuk minumannya, lanjut dia, di Angkringan Semar juga menyediakan minuman tradisional khas, yakni aneka rempah. Yang menjadi favorit di antaranya adalah Semar Mesem dan Semar Mendem.
“Kemudian untuk harga, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam dalam. Satu porsi nasi jagung lengkap dengan lauk, hanya Rp7 ribu saja. Jika ditambah minuman rempah, pengunjung cukup membayar Rp12 ribu,” beber dia.
Baca juga: Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati
Para pelanggan mengakui bahwa makan di warung ini seolah kembali ke masa kecil. Nasi jagung yang dihidangkan hangat, dipadukan dengan kuah sayur lompong dan sentuhan pedas dari tempe pedes, menciptakan harmoni rasa yang otentik. Pilihan botok yang beragam juga membuat setiap kunjungan selalu menawarkan pengalaman rasa baru.
“Enak, kuahnya juga mantap.Apalagi ditambah botoknya, ini juga makin tambah nikmat. Gak kecewa ke sini,” kata Irawati, pengunjung asal Kudus.
Hal senada juga disampaikan Arif Budiyanto. Bukan hanya nasi jagung ditambah lauk tradisional yang khas, minuman di Angkringan Semar juga menambah segar.
“Sangat cocok, apalagi dinikmati saat musim hujan seperti ini. Bisa menghangatkan badan,” ungkapnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














